Popular Posts :

Tips Mencegah Kehilangan Sandal ketika Tarawih di Masjid

Minggu, 07 Agustus 2011 | 1komentar


Tips mencegah KEHILANGAN SANDAL ketika tarawih di mesjid:

1). Hindari memakai sandal branded, seperti : Nike, Hush Puppies,Kickers atau yang lainnya, sebab kalo anda memakai sandalbranded (ber-merk alias mahal harganya) PASTI HILANG. Jadi, pakailah sandal yang sekali pakai, misalnya sandal hotel.

2). Jika anda terpaksa memakai sandal branded, simpanlah sandalanda di tempat yang berjauhan, misalnya sandal sebelah kanan anda simpan di Mesjid Al Amin, yang sebelah kirinya anda simpan di Mesjid At Taqwa... supaya si pencuri bingung.

3). Pakai Bakiak untuk 3 penumpang yang suka dipakai dalam lomba 17 Agustusan.

4). Gunakan Password dan alarm pada sandal anda.

5). Pasanglah kamera; Tracker dengan GPS secara tersembunyi pada sandal anda, agar anda bisa memantau di mana posisi sandal anda jika sandal anda dicuri.

6). Jadikan sandal anda sebagai Accesoris yang dikalungkan di leher atau jadikan sebagai anting-anting, cincin, gelang, liontin, dll.

7). Gunakanlah sandal yang berbeda, sandal sebelah kanan warna pink dengan hiasan bunga matahari, sebelah kiri warna kuning dengan hiasan kepala tengkorak.

8). Gunakanlah nomor sandal yang berbeda, misal sandal sebelah kanan bernomor 37, dan sebelah kiri bernomor 45, atau gunakan sandal yang kanan dua-duanya atau kiri dua-duanya

9). Modifikasi sandal anda dengan menambah manik-manik, payet dll.. atau dengan membuat bolong di tengah sandal anda, sehingga sandal tidak bisa dipakai si-calon pencuri.

10). Menyimpan secarik kertas di atas sandal anda yang berbunyi \'Sandal ini punya aparat\' ; \'Kreditsandal ini belum lunas\' ; atau anda tulis pengumuman, misalnya: ini bukan sandal, sumpah ini bukansandal;

semoga tips ini bermanfaat juga bagi teman2 semua...

http://forantum.blogspot.com/2011/08/tips-mencegah-kehilangan-sandal-ketika.html
Continue Reading

Penonton Membludak, Latihan Timnas Tak Nyaman

| 0 komentar

Supporter Timnas (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
Para pemain tim nasional Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan di Cilegon, Banten, mulai tidak nyaman. Pemicunya adalah kehadiran ribuan penonton yang ingin menyaksikan para pemain tim Merah Putih latihan setiap hari.

Indonesia tengah bersiap menghadapi babak ketiga kualifikasi Pra Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia. Berharap agar timnas lebih fokus dalam mempersiapkan diri, PSSI pun memutuskan untuk memindahkan pemusatan latihan dari Jakarta ke Cilegon, Banten.

Kehadiran timnas di Cilegon, Banten mendapat sambutan luar biasa dari warga di sana. Hampir setiap hari warga datang berduyun-duyun ke Stadion Karakatau Steel untuk menyaksikan Firman Utina dan kawan-kawan menjalani latihan.

Sayang, kehadiran ribuan penonton mulai membuat pasukan Wim Rijsbergen tidak nyaman. Pengawasan yang lemah dari manajemen timnas membuat penonton telah berani memasuki areal steril untuk berfoto bersama dengan idolanya.

Firman Utina menjadi salah seorang pemain yang menjadi target incaran penonton. Sabtu lalu, pemain Sriwijaya FC itu bahkan harus meladeni foto bersama di tengah lapangan saat dia dan rekan-rekannya sedang berbuka puasa.

"Banyaknya penonton sangat mengganggu saat latihan," kata Asisten pelatih timnas, Liestiadi kepada wartawan sabtu, 7 Agustus 2011. Menurutnya, kehadiran ribuan penonton telah membuat para pemain kesulitan untuk fokus.
Minim Fasilitas
Selain terganggu dengan kehadiran penonton, fasilitas latihan timnas juga belum memadai. Tidak memadainya sarana penerangan yang dimiliki Stadion Karakatau Steel membuat sesi latihan malam batal digelar. Program latihan di pantai juga batal. Pasalnya, akses jalan menuju lokasi latihan sangat buruk.

Meski demikian, manajer Ferry Kodrat enggan memindahkan lokasi TC kembali ke Jakarta. Ferry juga membantah kalau perubahan jadwal latihan disebabkan oleh kondisi penerangan di stadion Karakatau Steel yang tidak memadai. Menurutnya, latihan malam digelar agar tidak menganggu siklus tidur pemain.

"Latihan tidak dipindahkan, tetap dilaksanakan di Cilegon. Tak ada latihan malam, karena takut mengganggu siklus tidur pemain. Latihan hanya diadakan pukul 4 sore sampai berbuka puasa," ujar Ferry, Minggu, 8 Agustus 2011.

Indonesia akan berhadapan dengan Iran pada laga pembuka Grup E babak ketiga PPD 2014 zona Asia, 2 September 2011. Jelang duel ini, Rijsbergen berniat memperbaiki kondisi fisik para pemain selama pemusatan latihan.
Continue Reading

[Materi kelas IX] NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

Jumat, 05 Agustus 2011 | 2komentar

Pengertian

a.   Negara Maju

Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan phosphorus) tanpa mengembangkan industri yang beragam dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'maju'.

b.   Negara Berkembang
Negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
















                                               









Ciri Ciri

a.   Negara Maju

1.Sebagian besar pendapatan negara di dapat dari industri
2.Pendapatan perkapita tinggi
3.Angka kematian kecil
4.Tingkat pendidikan tinggi
5.Iptek telah di kuasai
6.Keadaan perekonomian lebih baik
7.Sebagian penduduk tinggal di kota
8.Fasilitas di segala bidang terpenuhi
9.Timbulnya krisis lingkungan segera diatasi
10.Ekspornya lebih tinggi daripada impor

b.   Negara Berkembang

1.Aktivitas penduduknya sebagian besar bersifat agraris
2.Kurangnya kesempatan kerja
3.Modal perorang kecil
4.Pendapatan perkapita kecil
5.Jumlah tabungan kecil bagi sebagian besar masyarakat
6.Adanya impor barang primer
7.Fasilitas masih kurang
8.Belum menguasai teknologi
9.Angka kematian tinggi
10.Ilmu pengetahuan rendah



















Kriteria

a.   Tingkat Pertumbuhan Penduduk


Kiri : Negara Berkembang, Kanan : Negara Maju




b.   Kualitas Penduduk

Pendapatan


Kesehatan

Di negara maju fasilitas kesehatan berkembang cepat, peralatan kedokteran lebih canggih, jumlah tenaga medis sebanding dengan jumlah penduduk, dan tingkat gizi masyarakat tinggi.

     Di negara berkembang hal yang terjadi adalah kebalikan dari kondisi tersebut. Jumlah sarana dan prasarana kesehatan serta petugas medis belum sebanding dengan jumlah penduduk.












Contoh Negara

a.   Negara Maju

Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako,  Norwegia, San Marino, Swiss, Australia, Kanada, Korea Selatan, Hong Kong, Israel, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat.

b.   Negara Berkembang


Continue Reading

Android Kuasai Hampir Separuh Pasar Ponsel

Rabu, 03 Agustus 2011 | 2komentar

Logo Android  
Sistem operasi untuk ponsel yang dikembangkan Google, Android, semakin memperlihatkan determinasi di pasar ponsel. Android hampir menguasai separuh pasar ponsel dunia.

Pada kuartal kedua tahun ini, Android tercatat menguasai 48 persen pasar ponsel, menurut riset yang dilakukan Canalys.

Android semakin memperlihatkan kemajuan langkahnya sejak beberapa tahun terakhir, setelah melewati sistem operasi Symbian di kuartal akhir tahun 2010. Saat itu, Android baru menguasai 32,9 persen pasar ponsel dunia.

Namun, Android terus berkembang pesat di seluruh dunia, dengan mencapai 107,7 juta unit yang terdistribusi pasaran pada kuartal kedua 2011. Angka perkembangan ini tercatat sebesar 73 persen pertumbuhan dari tahun ke tahun (year-on-year).

Untuk angka distribusi ke pasaran, Android menjadi sistem operasi paling banyak digunakan. Smartphone berbasis Android tercatat naik 379 persen dari tahun ke tahun (year-on-year), yaitu sebanyak 51,9 juta unit.

Adapun sejumlah ponsel berbasis Android yang penjualannya ikut terdongkrak antara lain Samsung, HTC, LG, Motorola, Sony Ericsson, ZTE, dan Huawei.

Samsung bahkan melewati Nokia di pasar penjualan ponsel. Walau begitu, Nokia masih 'memegang' pasar di negara yang pertumbuhan ekonomi berkembang pesat, seperti Brasil, Rusia, India, dan Cina.

Sedangkan keadaan berbeda dialami sistem operasi iOs milik Apple. Walau iPhone menguasai pasar penjualan ponsel, namun sistem operasi iOS berada di peringkat kedua. Sistem operasi iOS tercatat menguasai 19 persen pasar. Sedangkan, posisi ketiga ditempati sistem operasi yang 'bersahabat erat' dengan Nokia, yaitu Symbian.
Continue Reading

Penalti Terunik yang Berbuah Gol

Selasa, 02 Agustus 2011 | 0 komentar

Inilah tendangan penalty unik yg memantuk ke mistar gawang ujung-ujungnya sudah di dalam gawang 
hahahahaaa.... LOL :P :D

Penalti unik ini terjadi di kompetisi resmi di Italia, dimana seorang pemain Fabio Plama melakukan tendangan penalti, tembakannya pun melenceng mengenai mistar gawang, lalu bola memantul sehingga gol pun tercipta.



Continue Reading

1 Ramadhan, Sumatera Digoyang Gempa

Senin, 01 Agustus 2011 | 0 komentar

Kepanikan warga saat gempa di Padang dua tahun lalu (AP Photo/Fitra Yogi)
Gempa berkekuatan kecil dirasakan dirasakan di Sumatera Barat dan Sumatera Utara pada Senin, 1 Agustus 2011. Gempa ini mengakibatkan sejumlah perabotan rumah tangga di Kota Padang, Sumatera Barat, bergoyang pelan.

Menurut situs Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), kekuatan gempa tercatat 5,3 Skala Richter. Gempa dirasakan pada pukul 06.56 Waktu Indonesia Barat, hanya berselang satu jam setelah warga menunaikan ibadah sahur untuk puasa di hari pertama bulan Ramadan.

BMKG melaporkan, gempa terjadi di kedalaman 35 kilometer pada 79 km Timur Laut Tanahmasa, Sumatera Utara, atau di 0.03 lintang utara, 99,11 bujur timur.

Dari Sumatera Barat, pusat gempa berada pada 118 km arah Barat Daya Lubuk Sikaping. BMKG mencatat, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Di Padang, gempa ini membangun sejumlah warga yang tengah menjalankan ibadah puasa hari pertama. "Ada gempa, hentakannya tidak terlalu kuat," ujar Putra, 24 tahun, warga jalan Teknologi Raya, Siteba, Padang.
Continue Reading

Indonesia Hadapi Iran, Qatar & Bahrain

Minggu, 31 Juli 2011 | 1komentar

Indonesia saat mengalahkan Turkmenistan (VIVAnews/Fernando Randy)
Indonesia tergabung di Grup E pada putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Tim Merah Putih berada satu grup dengan Iran, Qatar dan Bahrain.

Hasil itu didapat melalui drawing yang berlangsung di Marina da Gloria, Rio de Janeiro, Brasil, Minggu 31 Juli 2011. Drawing untuk wilayah dilakukan oleh legenda Brasil Zico dan gelandang Liverpool yang juga pemain tim nasional Brasil Lucas Leiva.

Dalam drawing tersebut, Indonesia yang berada di pot empat atau unggulan terakhir, berada di Grup E bersama tiga kali juara Piala Asia Iran, tuan rumah Piala Dunia 2022 Qatar dan Bahrain.

Indonesia harus melakoni laga pertama Grup E dengan bertandang ke Iran pada 2 September 2011. Setelah itu Firman Utina dan kawan-kawan akan menjamu Bahrain pada 6 September 2011. Selanjutnya Indonesia akan menjamu Qatar pada 11 Oktober 2011.

Pertandingan keempat, Indonesia akan dijamu Qatar pada 11 November 2011, setelah itu giliran Indonesia yang menjamu Iran pada 15 November 2011. Dan laga terakhir tim Garuda akan bertandang ke Bahrain pada 29 Februari 2012. Dua tim teratas di Grup E akan melangkah ke putaran keempat Pra Piala Dunia 2014 zona Asia.

Dua tim asal Asia Tenggara lainnya, Singapura dan Thailand, juga mendapat lawan yang tangguh. Singapura tergabung di Grup A bersama China, Yordania dan Irak. Sedangkan Thailand berada di Grup D bersama Australia, Arab Saudi dan Oman.

Indonesia sendiri memastikan langkah ke putaran ketiga usai menang 4-3 di leg kedua melawan Turkmenistan. Indonesia lolos dengan agregat 5-4.

Hasil Drawing Putaran Ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia
Grup AChina
Yordania
Irak
Singapura

Grup BKorea Selatan
Kuwait
Uni Emirat Arab
Lebanon

Grup CJepang
Uzbekistan
Syria
Korea Utara

Grup DAustralia
Arab Saudi
Oman
Thailand

Grup EIran
Qatar
Bahrain
Indonesia
Continue Reading

Antilaser, Teknologi Komputer Masa Depan

Sabtu, 30 Juli 2011 | 1komentar

Antilaser akan mengambil sinar laser dan mentransformasikannya menjadi energi panas. Akan tetapi energi panas itu juga dapat dikonversikan menjadi energi listrik. (flyingpictures.co.nz)
Laser, teknologi ‘usang’ yang sudah berusia 50 tahun kini jamak digunakan di berbagai perangkat, mulai dari CD sampai ke pointer yang biasa digunakan untuk presentasi. Kini, teknologi itu menghadapi lawannya, yakni antilaser.

Perangkat antilaser akan mampu menangkap dan membatalkan sinar laser yang sudah dipancarkan.

Menurut Douglas Stone, peneliti asal Yale University, Amerika Serikat, meski perangkat seperti itu kemungkinan hanya cocok untuk film-film fiksi ilmiah, namun dalam dunia nyata, penggunaan yang paling memungkinkan dari teknologi antilaser adalah di dunia komputer, khususnya drive optik.

“Ke depannya, cara kerja perangkat ini adalah seperti memancarkan laser secara terbalik,” kata Stone, seperti dikutip dari Phbeta, 30 Juli 2011.

Stone menyebutkan, meski laser membutuhkan energi listrik dan memancarkan sinar dalam pita frekuensi yang cukup sempit, antilaser yang diciptakannya mengambil sinar laser dan mentransformasikannya menjadi energi panas. Akan tetapi energi ini juga dapat dikonversikan menjadi energi listrik.

Laser konvensional, yang ditemukan pada tahun 1960, menggunakan apa yang disebut dengan ‘gain medium’ misalnya material semikonduktor untuk membuat pancaran gelombang cahaya yang fokus.

Adapun perangkat yang dibuat Stone menggunakan silikon sebagai penyerap ‘loss medium’ yang menangkap gelombang sinar itu yang akan membuatnya memantul-mantul hingga mereka dikonversikan menjadi panas.

Dan meskipun teknologi yang ditemukan Stone tampak menarik, antilaser yang ia buat tidaklah ditujukan sebagai pelindung laser. “Ini merupakan cara untuk menyerap laser. Berbeda dengan pistol laser yang jika ia digunakan untuk membunuh, sinar lasernya tetap akan membunuh targetnya,” ucapnya.

Menurut Stone, penggunaan yang paling memungkinkan untuk teknologinya adalah di bidang komputer. “Komputer kinerja tinggi masa depan akan memiliki chip hybrid,” ucapnya. “Bukannya memiliki chip dengan transistor dan silikon, komputer masa depan akan menggunakan energi listrik dan cahaya,” ucap Stone.

Stone menyebutkan, perangkat dengan antilaser juga bisa digunakan sebagai sakelar optik yang bisa dinyala-matikan kapanpun diinginkan.
Continue Reading

Menang Tipis, Indonesia Lolos ke Babak 3

Kamis, 28 Juli 2011 | 1komentar



Christian Gonzales (ANTARA/Andika Wahyu)
Indonesia berhasil melangkah ke babak ketiga Pra Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia usai mengalahkan Turkmenistan dengan skor tipis 4-3 (3-0), Kamis, 28 Juli 2011. Tim Merah Putih lolos dengan agregat 5-4.

Pada leg kedua babak kedua PPD 2014 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Indonesia sudah unggul 3-0 di babak pertama. Dua gol dicetak oleh Christian 'El Loco' Gonzales dan satu lagi oleh M Nasuha.

Di babak kedua, Indonesia mulai menurunkan tempo permainannya. Kesempatan ini mampu dimaksimalkan Turkmenistan untuk memperkecil ketertinggalannya melalui gol yang dicetak oleh Amanov Arslanmyrat pada menit ke-70.

Namun gol ini berhasil dibalas Indonesia lima menit kemudian. M Ridwan yang mendapat umpan dari Boaz Solossa mampu menjebol gawang tim tamu.

Tim tamu harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-79. Wasit Benjamin Williams mengusir Hojaahmedov Bahtiyar usai menerima kartu kuning kedua.

Namun unggul dalam jumlah pemain, Indonesia justru kebobolan dua gol. Masing-masing dicetak oleh Berdy Shamuradov pada menit 82 dan Gahryman pada menit ke-86. Beruntung hingga laga usai, Indonesia tetap memimpin dengan skor 4-3.
Di leg I Indonesia menahan imbang Turkmenistan dengan skor 1-1. Dengan hasil ini, Indonesia lolos ke babak III PPD 2014 zona Asia dengan agregat 5-4.

Susunan Pemain Indonesia : Ferry Rotinsulu ; M Nasuha, Ricardo Salampessy/Hamka Hamzah, M Roby, Zulkifli Syukur; M Ridwan, Firman Utina/Toni Sucipto, Ahmad Bustomi, M Ilham-KK/Oktovianus Maniani, Boaz Solossa, Christian Gonzales

Turkmenistan : Shamyradov Makstmyrat; Gochguly Gochgulyyev, Begli Annageldiyev/Annaorazov Serdar, Maksim Belyh, Sarkisov David; Bahtiyar-KM (2KK), Hangeldiyev Guvanch/Amanov Arslanmyrat, Abylov Guvanch; Berdy Shamuradov, Ruslan/Boliyan Aleksandr, Gahryman
Continue Reading

Empat Negara Tolak Tanding Lawan Israel

| 2komentar



Suporter Timnas Indonesia (ANTARA/ Andika Wahyu)
Dutsch East Indies atau Hindia Belanda tampil di Piala Dunia Prancis 1938. Lolosnya Hindia Belanda ke putaran final pun dilalui tanpa susah payah karena di babak kualifikasi, India yang menjadi lawan tanding Indonesia mengundurkan diri.

Perjalanan Indonesia sesungguhnya dimulai di Kualifikasi Piala Dunia Swedia 1958. Saat itu karena peserta tak terlalu banyak, zona Afrika (CAF) dan Asia (AFC) digabung. Sebelumnya, zona ini akan diikuti 12 negara. Namun FIFA menolak keikutsertaan Ethiopia dan Korea Selatan. Akhirnya 10 negara mengikuti Pra Piala Dunia zona CAF/AFC dengan format home-away.

Indonesia memulai perjalanan di babak prakualifikasi menghadapi Taiwan. Namun, Taiwan akhirnya mengundurkan diri sehingga secara otomotis Indonesia melaju ke babak pertama.

Di babak pertama, Indonesia berada di grup 1 bersama China dan Hong Kong. Hong Kong memutuskan mengundurkan diri, sehingga Indonesia tinggal bertanding melawan China.

Menghadapi China di Jakarta 12 Mei 1957, Indonesia sanggup menang dengan skor 2-0. Ramang menjadi bintang dalam pertandingan ini lewat dua golnya. Salah satu gol pemain ini dicetak secara spektakuler lewat tendangan salto.

Pertandingan kedua digelar di Beijing, 2 Juni 1957. Kali ini meskipun Ramang kembali mencetak dua gol, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 4-3.

Saat itu belum ada peraturan agregat gol. Kedua tim sama-sama mengemas satu kemenanangan dan memiliki poin sama. Pertandingan selanjutnya pun dilangsungkan di tempat netral. Dalam pertandingan yang berlangsung di Rangoon, Birma 23 Juni 1957 pertandingan berakhir imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu selesai. Karena saat itu belum mengenal adu penalti, Indonesia pun melaju ke babak kedua dengan keunggulan selisih gol.

Polemik terjadi di babak kedua. Indonesia harus satu grup dengan Israel, Sudan, dan Mesir. Indonesia yang tidak mengakui kedaulatan negara Israel dengan tegas menolak bertanding melawan negara tersebut.
Sebelumnya Indonesia sudah meminta agar bertanding di tempat netral dan tanpa menyanyikan lagu kebangsaan Israel, namun usul ini ditolak oleh FIFA. Indonesia pun akhirnya mengundurkan diri. Hal yang sama dilakukan Sudan dan Mesir sebagai bentuk solidaritas.

Sebaliknya, Israel bisa melaju hingga play off melawan tim Eropa tanpa bertanding sama sekali. Di babak pertama, Turki yang menjadi calon lawan mereka mengundurkan diri karena menolak bertanding di grup Asia. Di babak kedua, selain Indonesia, Mesir pun mengundurkan diri. Demikian halnya di babak final zona AFC/CAF, Sudan yang seharusnya menjadi lawan tanding Israel mengundurkan diri karena alasan politis.

Dengan hasil ini seharusnya secara otomatis Israel melaju ke Piala Dunia 1958. Namun, berdasarkan keputusan FIFA, setiap tim setidaknya harus bertanding sekali agar bisa lolos. FIFA akhirnya memutuskan Israel melakukan partai play off melawan salah satu runner up grup zona UEFA, Wales. Akhirnya, Israel gagal melaju karena dalam dua pertandingan kalah 0-2 dari Wales. (Wikipedia)


Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 1958
Babak Pra Kualifikasi
Indonesia menang WO atas Taiwan

Zona Asia-Afrika Babak I
Indonesia 2- 0 China
China 4-3 Indonesia
Indonesia 0-0 China (Play off)
(Indonesia melaju ke babak kedua dengan keunggulan selisih gol)
 
Zona Asia-Afrika Babak II

Indonesia, Sudan dan Israel mengundurkan diri  karena tidak mau bertanding dengan Israel. Israel lolos ke babak berikutnya.
Continue Reading

Indonesia pernah memutuskan WO karena satu grup dengan Israel pada Pra Piala Dunia 1958

Rabu, 27 Juli 2011 | 4komentar



Aksi suporter Timnas Indonesia (ANTARA/ Andika Wahyu)
Indonesia akan menjamu Turkmenistan di leg kedua, Pra Piala Dunia (PPD) 2014, Kamis, 28 Juli 2011. Dalam duel ini, Tim Merah Putih berada di atas angin setelah berhasil meraih hasil imbang 1-1 di leg I.

Bertanding di Olympic Stadium, Asghabat, Turkmenistan, Sabtu lalu, timnas sempat tertinggal 0-1 lewat gol Krendelev Vyaceslav  pada menit ke-12 sebelum akhirnya berhasil dibalas oleh Muhammad Ilham pada menit ke-30.

Dengan hasil ini, langkah timnas di leg kedua lebih ringan. Untuk melaju ke babak ketiga PPD 2014 zona Asia, timnas hanya butuh imbang 0-0.

Perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia sebenarnya telah dimulai sejak Indonesia masih bernama Hindia Belanda. Saat even akbar ini digelar di Prancis 1938, Indonesia dengan nama Hindia Belanda berhasil lolos ke babak utama setelah sebelumnya menang WO atas India di babak kualifikasi.

Sayang Indonesia harus tersingkir di babak pertama oleh Hungaria dengan skor telak 0-6. Sejak saat itu Indonesia tak pernah lagi melaju hingga ke putaran final even olahraga terakbar sejagad raya tersebut.

Indonesia sempat walk out pada babak kedua Pra Piala Dunia 1958. Pemicunya adalah kehadiran Israel pada grup yang dihuni Indonesia. Saat itu Tim Merah Putih mundur karena tidak mengakui kedaulatan negara Israel.

Pencapaian terbaik Indonesia adalah di Pra Piala Dunia 1986. Saat itu Indonesia termasuk dalam empat tim terbaik zona B AFC atau wilayah Asia Timur. Sayang langkah timnas dihentikan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Berikut Jejak Langkah Indonesia di Pra Piala Dunia :
Pra  Piala Dunia 1938 (dengan nama Hindia Belanda)Hindia Belanda vs India, menang WO langsung lolos putaran final

Putaran Final Piala Dunia 1938 Prancis5 Juni 1938 (babak pertama) Hindia Belanda 0-6 Hungaria

Pra Piala Dunia 1958(babak preliminary) Indonesia vs Taiwan, menang WO

Babak pertama kualifikasi AFC/CAFIndonesia berada di grup 1 bersama Cina dan Hong Kong. Hong Kong mengundurkan diri
- 12 Mei 1957 Indonesia 2-0 China
- 2 Juni 1957 Cina 4-3 Indonesia
- 23 Juni 1957 (play off) Indonesia 0-0 China
(Indonesia lolos ke babak kedua unggul selisih gol)
- Babak kedua Indonesia segrup dengan Sudan, Mesir, dan Israel. Indonesia mengundurkan diri karena tidak mengakui kedaulatan negara Israel.

Pra Piala Dunia 1962Indonesia satu grup dengan Korea Selatan dan Jepang, dan langsung mengundurkan diri

Pra Piala Dunia 1974Indonesia tergabung dalam zona B grup 2 kualifikasi AFC/OFC bersama Irak, Australia, dan Selandia Baru.
- 11 Maret 1973 Indonesia 1-1 Selandia Baru
- 13 Maret 1973 Australia 2-1 Indonesia
- 16 Maret 1973 Irak 1-1 Indonesia
- 18 Maret 1973 Indonesia 1-0 Selandia Baru
- 24 Maret 1973 Australia 6-0 Indonesia
(Indonesia finish di posisi 3 dengan 4 poin hasil 1 menang, 2 imbang, 3 kalah dan gagal melaju ke babak selanjutnya)

Pra Piala Dunia 1978Indonesia tergabung di grup 1 bersama Hong Kong, Thailand dan Singapura
- 28 Februari 1977 Indonesia  1-4 Hong Kong                       
- 3 Maret 1977      Indonesia 0-0 Malaysia               
- 7 Maret 1977      Indonesia 2-3 Thailand                
- 9 Maret 1977      Singapura 0-4 Indonesia

Pra Piala Dunia 1982Indonesia tergabung di grup 1 zona AFC/OFC bersama Selandia Baru, Australia, Taiwan, dan Fiji.
- 11 Mei 1981 Indonesia 0-2 Selandia Baru          
- 20 Mei 1981 Australia 2-0 Indonesia                   
- 23 Mei 1981 Selandia Baru 5-0 Indonesia          
- 31 Mei 1981 Fiji 0-0 Indonesia                 
- 15 Juni 1981 Indonesia 1-0 Taiwan                    
- 28 Juni 1981 Taiwan 2-0 Indonesia                    
- 10 Agustus , 1981 Indonesia 3-3 Fiji                   
- 30  Agustus 1981 Indonesia 1-0 Australia
(Indonesia finish di posisi 3 dengan 6 poin hasil 2 menang, 2 seri, 4 kalah dan gagal melaju ke babak selanjutnya)
Pra Piala Dunia 1986Babak pertama, Indonesia tergabung dalam grup 3B AFC Zona B bersama India, Thailand, Bangladesh
- 15 Maret 1985  Indonesia 1-0 Thailand                
- 18 Maret 1985  Indonesia 2-0 Bangladesh              
- 21 Maret 1985  Indonesia 2-1 India                   
- 29 Maret 1985  Thailand  0-1 Indonesia            
- 2  April 1985  Bangladesh 2-1 Indonesia            
- 6  April 1985  India  1-1 Indonesia

Indonesia lolos ke babak kedua sebagai juara grup dengan 9 poin. Di babak kedua, yang merupakan empat tim terbaik Asia Timur, Indonesia bertemu Korea Selatan dengan format kandang-tandang.- 21 Juli 1985  Korea Selatan 2-0 Indonesia             
- 30 Juli 1985  Indonesia 1-4 Korea Selatan
- Korea Selatan lolos, agregat 6-1

Pra Piala Dunia 1990Babak pertama Indonesia tergabung dalam grup 6 zona AFC bersama Korea Utara, Jepang, dan Hong Kong
- 21 Mei, 1989  Indonesia 0-0 Korea Utara                     
- 28 Mei  1989  Indonesia 0-0 Japan                                 
- 4 Juni  1989  Hong Kong 1-1 Indonesia                         
- 11 Juni 1989  Japan 5-0 Indonesia                         
- 25 Juni 1989  Indonesia 3-2 Hong Kong                       
- 9 Juli  1989  Korea Utara 2-1 Indonesia                                         
Indonesia finish di posisi 3 dan gagal melangkah ke babak selanjutnya
Pra Piala Dunia 1994Babak pertama Indonesia bergabung dengan Korea Utara, Qatar, Singapura, dan Vietnam dalam grup C zona AFC
- 9 April  1993   Qatar 3-1 Indonesia                        
- 13 April 1993   Indonesia 0-4 Korea Utara                    
- 16 April 1993   Indonesia 0-1 Vietnam                                                      
- 18 April 1993   Indonesia 0-2 Singapura                        
- 24 April 1993   Indonesia 1-4 Qatar                                 
- 28 April 1993   Indonesia 1-2 Korea Utara          
- 30 April 1993   Indonesia 2-1 Vietnam                                  
- 2 Mei 1993  Singapura 2-1 Indonesia
Indonesia finish di posisi 4 dan gagal melaju ke babak selanjutnya                    
Pra Piala Dunia 1998Indonesia tergabung dalam grup 5 zona AFC bersama Uzbekistan, Yaman, dan Kamboja
- 6  April 1997 Indonesia 8-0 Kamboja                                     
- 13 April 1997 Indonesia 0-0 Yaman                                                           
- 27 April 1997 Kamboja   1-1 Indonesia                       
- 1 Juni   1998 Indonesia 1-1 Uzbekistan                    
- 13 Juni  1997 Yaman  1-1 Indonesia                       
- 20 Juni  1997 Uzbekistan 3-0 Indonesia       
Indonesia finish di posisi 3 dan gagal melaju ke babak selanjutnya
Pra Piala Dunia 2002Indonesia tergabung di grup 9 bersama Cina, Maladewa , dan Kamboja
- 8 April 2001  Indonesia 5-0 Maladewa        
- 22 April 2001 Indonesia 6-0 Kamboja                           
- 29 April 2001 Kamboja 0-2 Indonesia                                       
- 6 Mei 2001 Maladewa 0-2 Indonesia                                         
- 13 Mei 2001 China 5-1 Indonesia                                         
- 27 Mei 2001 Indonesia 0-2 China  
Indonesia finish di posisi 2 dan gagal melaju ke babak selanjutnya

Pra Piala Dunia 2006Indonesia langsung lolos ke babak kedua, tergabung di grup 8 bersama Arab Saudi, Turkmenistan, dan Sri Lanka- 18 Februari 2004 Arab Saudi 3-0 Indonesia
- 31 Maret 2004 Turkmenistan 3-1 Indonesia
- 9 Juni 2004 Indonesia 1-0 Sri Lanka
- 8 September 2004 Sri Lanka 2-2 Indonesia
- 12 Oktober 2004 Indonesia 1-3 Arab Saudi
- 17 November 2004 Indonesia 3-1 Turkmenistan
Indonesia finish di posisi 3 dan gagal melaju ke babak selanjutnya

Pra Piala Dunia 2010Babak pertama, Indonesia menang WO melawan Guam
Babak kedua, Indonesia bertemu Suriah dalam format kandang-tandang
- 9 November 2007 Indonesia 1-4 Suriah
- 18 November 2007 Suriah 7-0 Indonesia
- Suriah lolos ke babak ketiga, agregat 11-1

Pra Piala Dunia 2014Indonesia langsung lolos babak kedua dan berjumpa Turkmenistan dalam format kandang-tandang
- 23 Juli 2011 Turkmenistan 1-1 Indonesia
- 28 Juli 2011 Indonesia vs Turkmenistan
Continue Reading
 
Support : Indonesia Blogger | Eggy Prayogia Adistira | The Prayogia
| SUHE
Copyright © 2012. Eprayogia - All Rights Reserved
Template Modify by Eprayogia
Proudly powered by Eggy Prayogia Adistira